Order Confirmation
Aishiteimasu
17.833
Last Active: 16 August 2017
Deskripsi Produk:
"Aku itu hanya tanya, di mana cincinmu? Aku ini istrimu, wajar dong ingin tahu keberadaan cincin pernikahan kita. Siapa tahu cincinmu terjatuh, aku bisa bantu cari. Apa salahku? Hanya menyebut "cincin", kenapa kamu begitu gelisah dan malu? Baiklah, aku ulangi lagi ya, aku tanya tentang cincin, ya cincin," ungkapku dengan setengah berteriak. Akihiro dengan sigap segera membekap mulutku lagi. Huh, benar-benar hari yang tak menyenangkan, dua kali suami membekap mulutku. Tak sopan sekali suami Jepang ini. Gara-gara perbedaan arti kata, Akihiro dan Hani kerap kali ribut. "Cincin" ternyata bermakna lain jika diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang. Celakanya, arti katanya cukup membuat hati orang Jepang risi. Tak hanya sekali pasangan suami-istri beda bangsa itu, Hani dari Indonesia dengan logat Jawa yang kental, sementara Akihiro berdarah Jepang tulen, bersitegang. Masih banyak, riak-riak yang meningkahi kehidupan mereka. Kebanyakan, sumber kesalahpahaman itu berpangkal dari perbedaan budaya. Hani dan Akihiro sadar, mereka dipertemukan dalam latar belakang yang warna-warni. Namun, semua itu disatukan oleh cinta. Cinta itu pulalah yang menyejukkan suhu rumah tangga mereka. Belum genap satu tahun menikah, Hani dibuat tercengang melihat apa yang ia lihat dan alami saat pertama kali menjejakkan kaki di Jepang. Kisah romantis nan lucu menggelitik acap kali menyelimuti perjalanan pernikahan mereka sebagai pengantin baru. Terlebih lagi, Hani belum fasih berbahasa Jepang. Bisa dibayangkan, bagi Hani, empat musim dalam satu tahun serasa seperti penonton yang menyaksikan banyak adegan film berbahasa asing yang sulit dipahaminya. Ia pun hanya bisa bertanya-tanya meski tak jarang merespons ketidaktahuannya secara gagap dan berlebihan.
Berat: 700 gram
Feedback